12 Solusi Cara Berkomunikasi yang Baik di Tempat Kerja

Komunikasi adalah sesuatu yang sangat penting dimana saja. Dengan komunikasi yang baik dapat terjalin relasi dan hubungan yang baik pula.

Namun, tidak semua orang mampu menjalin komunikasi yang baik karena setiap orang mempunyai sifat yang berbeda-beda. Solusi cara berkomunkasi yang baik dapat dibangun jika sering berinteraksi dengan orang lain.

Kali ini tim seringbaca.com akan memberikan tips atau solusi cara berkomunikasi khususnya di tempat kerja. masi simak penjelasan berikut.

Solusi Cara Berkomunikasi yang Baik di Tempat Kerja

Tempat kerja adalah tempat untuk menunjukan karir Anda. Untuk menjalin hubungan yang baik dan akrab dengan rekan kerja, kunci utamanya adalah komunikasi. Di tempat kerja, Anda harus bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan dan orang-orang didalamnya. Dan harus bisa menjalin komunikasi yang baik dan nyaman.

Dengan jalinan komunikasi tersebut dapat menunjang karir Anda. Khususnya dalam menjalin hubungan dengan klien, tamu, rekan kerja, atasan dan orang penting lainnya. Jika Anda merasa kesulitan untuk membangun komunikasi di tempat kerja, perhatikan solusi dan cara berkomunikasi berikut ini.

1. Pengetahuan bahasa yang baik

Hal utama dalam berkomunikasi adalah pengetahuan bahasa. Bahasa Indonesia sendiri sudah diberikan sejak dini, baik dalam keluarga, sekolah, lingkungan dan tempat lain.

Namun, dalam bahasa Indonesia mempunyai konteks dan susunan bahasa yang harus diperhatikan. Terutama jika Anda menggunakan bahasa Indonesia di tempat formal atau bersifat resmi.

Anda harus memahami konteks bahasa Indonesia. Baik itu kata baku, kalimat tanya, tanda baca, penggunaan kata hubung dan sebagainya.

Sehingga dengan memahami struktur dan konteks bahasa tersebut, Anda bisa berkomunikasi dengan baik dan lancar.

Di tempat kerja sendiri termasuk tempat formal yang harus menggunakan bahasa yang baik dan sopan. Bahkan dengan komunikasi dapat terlihat kepribadian dari seseorang.


2. Memahami tujuan dari pembicaraan

Komunikasi harus mempunyai tujuan yang pasti. Percuma saja jika banyak yang dibicarakan tapi tidak ada sesuatu yang disampaikan atau hanya omong kosong belaka.

Anda harus menentukan tujuan dari komunikasi tersebut. Baik untuk menyampaikan sesuatu, menanyakan sesuatu, memberi, mendapatkan dan sebagainya.

Saat pertama kali berbicara dengan orang lain memang sangat gugup dan canggung. Apalagi dengan orang yang tidak dikenal dan lebih tua dari Anda.

Namun, jika Anda mempunyai tujuan pembicaraan yang jelas, Anda dapat berkomunikasi dengan lancar dan nyaman.


3. Fokus pada tujuan pembicaraan

Jika Anda sudah mempunyai tujuan pembicaraan, jangan membicarakan hal lain yang tidak diperlukan. Fokuslan untuk membahas topik utama pembicaraan. Karena hal ini sangat membantu Anda untuk menyampaikan atau mendapatkan informasi yang Anda inginkan.

Jangan sampai membuat lawan bicara kebingungan dengan apa yang Anda bicarakan. Lebih baik untuk to the point pada topik pembicaraan jika Anda ada di tempat kerja.


4. Temukan pesan utama pembicaraan

Untuk memudahkan Anda dalam berkomunikasi, Anda harus menemukan pesan utama dari pembicaraan.Terutama saat Anda ingin mendapatkan informasi dari rekan kerja. Pastikan pertanyaan yang diberikan mempunyai pesan utama yang dapat disampaikan.

Baca Juga :  13 Cara Belajar Gitar Untuk Pemula dengan Cepat dan Otodidak

Seiring berjalannya waktu, Anda akan lebih terbiasa dan tidak merasa gugup lagi. Sehingga berusahalah untuk selalu membangun komunikasi di tempat kerja.


5. Melakukan komunikasi di waktu yang tepat

Selain topik pembicaraan, Anda juga harus memperhatikan waktu untuk berkomunikasi. Di tempat kerja ada waktu khusus untuk beristirahat, bekerja dan berkomunikasi.

Jangan mengajak bicara di jam kerja kecuali jika ada hal yang penting dan harus disampaikan dengan cepat. Pilihlah waktu yang tepat saat Anda ingin mengajak bicara orang lain. Jangan sampai mengganggu aktivitasnya dan aktivitas orang lain disekitarnya.

Waktu ini sangat penting  agar komunikasi dapat berjalan dengan lancar dan nyaman. Sehingga Anda harus memilih waktu yang tepat dan sesuai.


6. Menggunakan bahasa tubuh yang baik

Berkomunikasi bukan hanya memahami bahasa yang digunakan. Namun gestur atau bahasa tubuh juga harus diperhatikan.

Bahasa tubuh dapat mencerminkan perasaan yang sedang Anda rasakan. Baik itu gugup, bohong, jujur, dan sebagainya.Gunakan bahasa tubuh yang baik. Jangan memalingkan pandangan ke orang lain saat berbicara.

Perhatikan mata Anda saat berbicara, jangan terlalu banyak menunduk atau menatap. Karena hal tersebut akan membuat lawan bicara tidak nyaman.Gestur sangat penting dalam berkomunikasi. Karena dapat membuat komunikasi menjadi nyaman.


7. Mendengarkan pembicaraan dengan baik

Untuk menjalin komunikasi yang baik, belajarlah untuk menyimak dan mendengarkan pembicaraan dengan baik. Saat berkomunikasi, Anda bukan hanya berbicara namun harus bisa menjadi pendengar yang baik.

Saat mendengarkan, Anda harus fokus dan memahami apa yang disampaikan oleh lawan bicara. Karena hal ini dapat membuat lawan bicara nyaman dan nyambung berkomunikasi dengan Anda.

Jangan memotong pembicaraan orang lain saat ia belum selesai berbicara. Hal ini menunjukan sikap yang tidak sopan dan kurang baik.


8. Bersikap sopan dan ramah

Dalam berkomunikasi dengan orang lain tunjukan sikap yang sopan dan ramah. Karena dapat mencirikan kepribadian yang baik dan sopan. Terutama jika Anda ingin bertanya kepada rekan kerja. Gunakan kalimat yang sopan dan sikap yang ramah.

Hal ini dapat menunjukan kepribadian Anda dan membuat lawan bicara lebih responsif dan menghargai pertanyaan Anda serta memberikan informasi dengan jelas dan detail.


9. Memberikan respon yang positif

Dalam dunia kerja pasti ada persaingan kerja. Namun, jangan sampai persaingan tersebut membuat hubungan Anda dengan rekan kerja menjadi terputus.

Persaingan harus positif dan tetap saling menghargai dengan memberikan respon yang positif. Jangan membanggakan diri di tempat kerja.

Untuk membuat orang lain nyaman dekat dengan Anda, tunjukan sikap yang ramah, sopan dan berikan respon yang baik saat berkomunikasi.


10. Pahami hak dan perasaan lawan bicara

Jika And sedang berbicara dengan orang lain, pahami perasaan yang sedang dirasakannya. Mungkin dia sedang ada masalah sehingga marah, sedih, kesal, dan sebagainya.

Pahami perasaan lawan bicara dan berusaha untuk menenangkannya. Sehingga Anda dapat memberikan respon yang baik dan bermanfaat.

Jangan memaksakan lawan bicara memahami perasaan Anda. Namun, pahami juga hak dan perasaannya agar dia merasa nyaman bercerita dengan Anda.

Jika lawan bicara meminta saran atau nasehat, berikan saran yang baik dan dapat membangun karirnya. Jangan sampai menjatuhkannya demi kepentingan pribadi.


11. Mulai dan akhiri pembicaraan dengan sopan

Untuk membangun komunikasi yang baik, mulailan pembicaraan dengan sopan. Dan akhiri juga pembicaraan dengan sopan.

Tunjukan sikap sopan Anda kepada lawan bicara. Walaupun Anda tidak mendapatkan informasi atau tujuan yang diinginkan.

Baca Juga :  Cara Mengelola Keuangan Keluarga Secara Efektif dan Efesien

Hal ini dapat melatih sikap kedewasaan Anda di dunia kerja. Karena setiap orang mempunyai hak untuk memberikan respon kepada Anda.


12. Menggunakan pendekatan yang berbeda

Pendekatan atau cara berkomunikasi yang berbeda dapat menjadi hal yang menarik. Sehingga dapat menarik seseorang untuk dekat dengan Anda.

Pastikan pendekatan tersebut memberikan arah yang positif. Agar tujuan pembicaraan dapat disampaikan dengan baik dan tepat.

Jangan sampai pendekatan yang dilakukan jutsru menimbulkan masalah. Bahkan membuat orang lain dirugikan.


Akhir Kata

Solusi cara berkomunikasi yang baik harus diawali dari diri sendiri. Kepribadian yang baik dapat menunjang karir Anda dalam dunia kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *